Pesona Candi Borobudur Tak Lekang Oleh Waktu

Pernah masuk ke dalam daftar 7 keajaiban dunia, Candi Borobudur merupakan salah satu wisata candi di Jogja yang terbesar sekaligus terpopuler. Posisinya berada pada koordinat empat puluh kilometer barat laut pusat Kota Yogyakarta. Secara teknis, Candi Borobudur membentang di tiga kota sekaligus, yakni Daerah Istimewa Yogyakarta, Kabupaten Magelang, dan Kabupaten Semarang.

Candi Borobudur merupakan candi Buddha terbesar di dunia yang saat ini masih aktif digunakan sebagai tempat gelaran upacara hari raya umat Buddha. Situs yang berlokasi di dataran tinggi dan diperkirakan memerlukan waktu dua puluh lima tahun untuk penyelesaiannya ini didirikan pada abad ke-8 di mana saat itu merupakan masa kejayaan Dinasti Syailendra di Jawa Tengah. Namun, tidak diketahui pasti Raja yang mencetuskan pembangunan candi Buddha termegah di duia tersebut.

Beberapa sejarawan berpendapat bahwa Candi Borobudur sebenarnya merupakan sumbangsih dari Wangsa Sanjaya yang mendirikan Mataram Hindu kepada umat Buddha, berupa lahan untuk membangun areal peribadatan. Adalah Rakai Panangkaran yang dipercaya memberikan lahan tersebut kepada para biksu Buddha. Namun, dipercaya Sang Maharaja tidak menyangka Borobudur akan menjadi semegah itu, yang mana kemudian membangun Candi Prambanan sebagai pesaing yang lantas ditasbihkan sebagai candi Hindu terbesar di Asia Tenggara.

Situs megah ini sempat terlantar selama berabad-abad ketika pemerintahan Mataram berpindah ke Jawa Timur. Letaknya yang berada di tengah hutan menjadikannya sebuah harta karun sejarah yang lama terkubur sampai kemudian ditemukan kembali pada tahun 1814 oleh Sir Thomas Raffles, seorang Gubernur Inggris untuk Jawa, di masa kependudukan Britania pada Indonesia. Sejak it uterus menerus dilakukan pemugaran yang membutuhkan waktu sangat lama mengingat luas areal serta banyaknya bangunan.

Selain menikmati tur ke setiap sudut candi, wisatawan dapat menyaksikan pula hamparan hutan hijau di sekitar Borobudur. Wisatawan harus membayar retribusi sebesar Rp. 30.000,- sampai dengan Rp. 40.000,- per orang untuk dapat mengeksplorasi setiap sudut keindahan Borobodur. Untuk fasilitas penunjang bagi wisatawan tidak perlu dikhawatirkan karena terdapat toilet umum, lalu banyak pula warung-warung, hingga penjual cindera mata di sekitar areal Candi Borobudur.

Category: Wisata Candi