Pesona Candi Sari Yogyakarta

Candi Sari disebut juga Candi Bendan yang disesuaikan dengan nama desa tempat candi tersebut berada, yakni Desa Bendan yang berada dalam wilayah Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman. Dari struktur bangunan serta artefak-artefak yang ada, candi yang terletak sejauh sepuluh kilometer dari pusat kota Yogyakarta ini merupakan candi Buddha dan dibangun sekitar abad ke-8 atau ke-9 Masehi pada masa kejayaan Mataram Kuno di tanah Jawa.

Sebagai salah satu wisata candi di Jogja, Candi Sari tidak difungsikan sebagai tempat pemujaan terhadap dewa maupun dewi dalam keyakinan Buddha, melainkan digunakan untuk asrama para Biksu. Hal tersebut dapat diketahui dari konstruksi bagian dalam bangunan yang didominasi oleh ruangan-ruangan. Candi Sari yang memiliki tiga lantai ini dibagi sebagai tempat penyimpanan di lantai teratas, tempat istirahat para Biksu di lantai kedua, dan tempat diskusi keagamaan di lantai paling bawah.

Candi Sari cukup lama terbengkalai sejak Kerajaan Mataram Kuno runtuh hingga kemudian ditemukan kembali pada abad ke-20 oleh pekerja pabrik pengolahan tebu milik Belanda. Pihak berwenang kemudian berusaha untuk melakukan pemugaran dari situs candi yang berada dalam kondisi rusak berat tersebut. Rekonstruksi selesai satu tahun kemudian walaupun tidak benar-benar berhasil. Dinding pelindung candi tidak dapat dipulihkan, namun arca penjaga yang berbentuk sosok besar membawa gada dan ular masih tetap ada.

Dengan tiket masuk yang dibanderol seharga Rp. 2.000,- saja per orang, para wisatawan sudah bebas menyusuri setiap sudut dalam candi yang mewujudkan kesederhanaan hidup para Biksu pada zaman tersebut. Udara di sekitar Candi Sari sangat sejuk berkat taman terbuka hijau yang dibuat di sekitar areal candi utama sehingga masuk ke dalam candi pun tidak akan terasa sesak.

Selain berkeliling candi, wisatawan juga dapat bersepeda mengelilingi kompleks Candi Sari yang cukup luas meski hanya bangunan utama candi yang dapat dipulihkan. Terakhir pada tahun 2003, candi mengalami pemugaran kembali yang membuat konstruksi asli bangunan utama menjadi lebih mendekati konstruksi asli dari bangunan yang berjarak hanya empat kilometer dari kompleks Candi Kalasan tersebut.

Category: Wisata Candi